Indadari: Cadar Jangan Dikaitkan Terus dengan Teroris


Pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan teror Mabes Polri keduanya memakai jilbab dan cadar. Hal itu pun membuat sedih para muslimah bercadar, seperti Indadari.

Indadari membuat sebuah video soal alasan dirinya memilih memakai cadar. Akan tetapi, hanya karena dua pelaku teror itu cadar terkena imbas dan membuat Indadari merasa sedih karena cadar terus dikaitkan dengan teroris.

"Alasan kenapa aku bercadar dan kenapa kami para wanita bercadar. Jangan dikaitin terus sama teroris, duh miris. Dikit2 cadar lagi yg dikatitin sama teroris.

Apalagi habis baca berita sedih banget ada akhwat bercadar dipukul pake kayu karena dia bercadar dan diteriakin teroris," tulis Indadari dalam feed Instagramnya, dilihat Kamis (1/4/2021).

"Hey!! Duh sedih dan marah banget bacanya. Kami ini mengamalkan Sunnah dan mencontoh Para Istri Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam," tegasnya soal alasan memakai cadar.

Indadari menuliskan, mereka yang memilih untuk bercadar punya hak untuk menjalankan syariat. Indadari berharap jangan karena dua perempuan teroris itu, semua perempuan yang memakai cadar disamaratakan.

"Kami punya hak menjalankan kebebasan beragama, kebebasan menjalankan syariat. Kami berhak taat dan kami butuh menambah pahala dan menggugurkan dosa. Karena kami ingin mengamalkan Sunnah, yg jika dilakukan berpahala, ditinggalkan Rugi lha, masa' ga mau pahala. Mau banget kan," tuturnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel