Pria Ini Tega Aniaya 2 Anak Tiri, Satu Anak Meninggal Patah Leher

 


Bagi perempuan berstatus janda beranak, ada baiknya memikirkan matang sebelum memutuskan menikah lagi. 

Pasalnya akibat salah pilih, bukannya mendapat kebahagiaan, tetapi malah berujung kesengsaraan. Seperti yang dialami Wati, suami barunya, pria bernisial MAB, tega aniaya“Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Pinggir guna Proses penyidikan lanjut. 

Tersangka diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur yang menyebabkan kematian. Melanggar Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C UU RI nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,” ujar Kompol Firman Sianipar.

dua anak tiri sendiri berusia dua dan tiga tahun. Bahkan satu di antaranya meninggal lantaran patah leher.

Pelaku adalah MAB, warga Dusun Suluk Bongkal KM 42, Desa Koto Pait Beringin Kecamatan Talang Mundau Kabupaten Bengkalis, Riau. Selain korban meninggal, seorang lagi mengalami luka parah.

Peristiwa tersebut terjadi saat kedua bocah itu ditinggal ibunya ke daerah Desa Sontang Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Korban Roni (2) bersama abangnya Dimas (3) saat itu sedang bermain di dekat sumur yang ada di belakang rumah mereka.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan S.I.K., MT melalui Kapolsek Pinggir Kompol Firman Sianipar SH. MH, mengungkapkan kronologis penganiayaan.

Dikatakan Kompol Firman Sianipar, Wati yang berada di Rokan Hulu, Kamis (18/2/2021), mendapat telepon dari tersangka MAB. Kepada Wati, pelaku mengatakan bahwa anaknya Roni sakit kedinginan, lalu tersangka MAB menutup telepon.

Sekitar pukul 05.28 WIB, tersangka MAB menelepon pelapor kembali dengan mengatakan “cepat kau pulang dek, anakmu Roni sudah meninggal”. Tersangka MAB minta maaf kepada Wati, karena korban sudah memasukkan anaknya ke dalam sumur.

Kemudian, Kapolsek bersama Pawas Panit Binmas Ipda Nurzaman, dan Panit I Reskrim Ipda Gogor Ristanto dan tim opsnal mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Koban Roni Mandau dalam kondisi ditemukan tidak bernyawa dengan keadaan dari hidung keluar buih. Terdapat luka pada bagian kening, pipi, leher, telinga dan perut serta patah tulang leher. Sementara korban Dimas ditemukan dengan kondisi luka parah.

Selanjutnya dilakukan pencarian keberadaan Tersangka MAB. Sekitar pukul 10.30 WIB, diperoleh informasi dari warga masyarakat keberadaan tersangka di salah satu pondok kebun Pak Naga di Dusun Suluk Bongkal KM 42 Desa Koto Pait Beringin Kecamatan Talang Mandau. Sekitar pukul 11.00 WIB, tersangka MAB berhasil ditangkap.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel