Oknum Polisi Tembak 3 Orang Hingga Tewas di Cfe Cengkareng Salah Satunya Anggota TNI


Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran geram melihat ada anggota yang melanggar hukum dengan menembak 3 orang hingga tewas di RM Cafe Cengkareng, Jakarta Barat. Salah satunya anggota TNI AD.

Fadil menegaskan, pelaku bernama Bripka Cornelius Siahaan akan diproses secepatnya. Tindakan tegas pasti dijatuhkan kepadanya.

Tak butuh waktu lama bagi penyidik untuk menjatuhkan status tersangka kepada pelaku. Dia langsung dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

“Saya ulangi kepada tersangka sudah diproses langsung pagi hari ini juga dan ditemukan 2 alat bukti, berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP sehingga pagi ini sudah ditetapkan sebagai tersangka, kasus Pasal 338 KUHP,” kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (25/2).

Berikut bunyi Pasal 338 KUHP:

Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun penjara.

Fadil menegaskan, tersangka akan diproses kode etik dalam kasus tersebut. Bahkan, tersangka akan dipecat dari Kepolisian.

“Kami akan mengambil langkah-langkah cepat agar tersangka bisa diproses secara pidana. Seiring dengan hal tersebut tersangka juga kami akan proses secara kode etik sampai dengan hukuman dinyatakan tidak layak menjadi anggota Polri,” ujar Fadil.

Sebelumnya, penembakan terjadi di RM Cafe Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2). Akibat kejadian itu, 3 orang tewas.

Peristiwa berawal saat pelaku yang diduga oknum polisi, selesai minum-minum di RM Cafe. Setelah itu, pelayan kafe memberikan tagihan hingga Rp 3,3 juta.

Namun, pelaku tidak terima dengan tagihan yang diberikan pelayan itu. Cekcok terjadi.

Petugas keamanan kafe lalu menghampiri pelaku yang sedang ribut dengan pelayan. Tak disangka, pelaku mengeluarkan pistol dan menembak petugas keamanan kafe, kasir, dan salah satu bartender. Ketiganya tewas.

Pelaku lalu keluar sambil menenteng pistol yang dipakai untuk menembak para korban. Pelaku lalu ditangkap polisi dan dibawa ke Polsek Kalideres. Pelaku diduga anggota Polsek Kalideres, sedangkan salah satu korban diduga anggota TNI AD.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel