Tersangka Pembunuh Rangga Meninggal di Sel Tahanan, Ini 4 Faktanya

Kasus pemerkosaan disertai pembunuhan yang terjadi pada 10 Oktober 2020 di Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun menghebohkan masyarakat. Samsul Bahri alias SB tersangka pembunuhan terhadap bocah bernama Rangga dan pemerkosaan ibunya, DN mendadak menjadi sorotan.

Diketahui tersangka berusia 41 tahun itu merupakan pelaku pembunuhan terhadap Rangga, bocah cilik yang melawan pelaku saat hendak memperkosa ibunya berinisial DN. Rangga tewas ditangan Samsul dengan 10 luka bacok di sekujur tubuhnya. 

Setelah menjalani pemeriksaan oleh pihak keoplisian, SB dijerat pasal berlapis yakni Pasal 338 juncto 340 juncto 285 dan juncto 351 ayat 2 kuhp. Ia terancam hukuman seumur hidup. 

Namun pada Sabtu (17/10/2020), tersangka SB dinyatakan meninggal dunia di sel tahanan Polres Langsa. Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo mengatakan, sebelum meninggal Samsul Bahri sempat mengeluhkan sasak napas.

Mengeluh Sesak Napas

Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo mengatakan, sebelum meninggal Samsul Bahri sempat mengeluhkan sasak napas. Lalu sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medi

Mulai Susah Makan

Setelah mendapatkan pengecekan tubuh di RSUD Langsa dan infus, tersangka kembali dibawa ke Polres Langsa. Namun sejak 4 hari sebelum meninggal, yang bersangkutan mulai menunjukkan tak nafsu makan.

Meninggal Dunia di Sel

Setelah pada malam harinya sekitar pukul 23.00 WIB Samsul Bahri kembali mengalami sesak nafas. Saat hendak dibawa ke rumah sakit, Samsul terlebih dulu meninggal dunia pada pukul 23.30 WIB.

Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan

Tragedi pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap Rangga terjadi pada Sabtu (10/10/2020) di Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun. Tersangka yang masih satu desa masuk ke rumah korban DN melalui pintu depan dengan cara mencongkel kunci kayu menggunakan benda tajam berupa parang.

Sumber : https://hot.liputan6.com/read/4385446/tersangka-pembunuh-rangga-meninggal-di-sel-tahanan-ini-4-faktanya


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel