KPAI Soroti Aksi Demo Omnibus Law Libatkan Anak di Bawah Umur

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti aksi demo Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI yang di dalamnya termasuk PA 212 di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (13/10).

KPAI merasa prihatin dengan aksi tersebut. Pasalnya, anak-anak yang rata-rata masih berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD)-SMA yang diikutsertakan dalam aksi tersebut. Mereka bahkan tidak mengerti apa yang didemo.

Jasra anak-anak yang dalam masa labil itu harus berhadapan dengan aparat kepolisian. Ia pun merasa tegang ketika melihat anak-anak melawan polisi tanpa rasa takut.

Diketahui, aksi demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta yang terjadi pada Kamis (8/10) dan Selasa (13/10). Aksi tersebut diikuti oleh ribuan remaja yang datang dari segala penjuru. Tak hanya remaja, Jasra menduga ada bayi dan sekitar seribuan anak yang dilibatkan di aksi tersebut.

Saat melakukan pemantauan di lokasi demo, KPAI menemukan adanya pengakomodasian anak-anak yang dilibatkan dalam aksi. Beberapa anak mengaku diberi sejumlah uang untuk ikut aksi.

Selain itu, KPAI juga melihat sejumlah remaja yang merokok, yang seharusnya remaja yang belum cukup umur tidak semestinya merokok, meski ada sebagian yang ikut melaksanakan salat.

Sumber : https://beritacenter.com/news-272954-kpai-soroti-aksi-demo-omnibus-law-libatkan-anak-di-bawah-umur.html

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel