Terbujuk Rayuan di Facebook, ABG Ini Diperkosa Pria Pengangguran di Kamar Kos


Seorang gadis berinisial B, 14 tahun asal Sidemen, menjadi korban pemerkosaan pria pengangguran di sebuah  kamar kos, kawasan Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Kasus ini terbongkar setelah korban menuturkan semua perbuatan pelaku kepada  orang tuanya.

Kapolsek Sidemen AKP Arta Dana, seizin Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini saat dikonfirmasi, Selasa 4 Agustus 2020 membenarkan  kejadian itu.

Dia mengatakan, kasus  yang terjadi akhir Juli lalu itu, memang sempat dalam penanganannya, tapi karena lokusnya ada di Gianyar, kasus itu akhirnya dilimpahkan ke dilimpahkan ke Polres Gianyar.

“Memang ada laporan kesini, tapi karena kejadiannya ada di Gianyar, maka kasus itu kita limpahkan penanganannya ke Polres Gianyar,” kata APK Arta Dana.

Dalam laporan orang tua korban ke Polsek Sidemen, Kamis 30 Juli 2020, menyebutkan, pria  bejat yang memaksa korban untuk melakukan hubungan bandan itu bernama I Putu Setiana (21), asal Banjar Dinas Sangambu, Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Kisah pahit menimpa korban terjadi Rabu 29 Juli 2020 lalu. Ketika itu, korban yang masih bau kencur dijemput Setiana. Korban sendiri mengenal pria pengangguran ini melalui pertemanan di akun Facebook. 

Tak dijelaskan dalam laporan apakah korban dengan Setiana berpacaran atau tidak. Namun yang pasti, korban mau diajak kencan dan bermalam di kamar kos pelaku di wilayah  Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Gianyar.

Dalam laporan orang tua korban ke Polsek Sidemen, Kamis 30 Juli 2020, menyebutkan, pria  bejat yang memaksa korban untuk melakukan hubungan bandan itu bernama I Putu Setiana (21), asal Banjar Dinas Sangambu, Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Kisah pahit menimpa korban terjadi Rabu 29 Juli 2020 lalu. Ketika itu, korban yang masih bau kencur dijemput Setiana. Korban sendiri mengenal pria pengangguran ini melalui pertemanan di akun Facebook. 

Tak dijelaskan dalam laporan apakah korban dengan Setiana berpacaran atau tidak. Namun yang pasti, korban mau diajak kencan dan bermalam di kamar kos pelaku di wilayah  Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Gianyar.

“Saya turunkan keduanya, lalu saya interogasi keduanya akan kepergiannya selama satu hari satu malam itu,”  imbuh sepupu orang tua korban.

Mendengar penuturan anaknya, perasaan orang tua korban campur aduk. Hatinya seperti terpukul karena  pria tak dikenal itu melakukan perbuatan tidak terpuji dengan memaksa anaknya untuk bersetubuh.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, saat itu juga orang tua korban melaporkannya ke Polsek Sidemen.

“Anak saya mengaku diajak menginap di kamar kos di wilayah Desa Petulu Ubud. Katanya , dia dipaksa diajak berhubungan badan,” ucap orang tua korban. *** (K-02)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel