Penipuan Berkedok Video Call Seks Palsu, Cari Korban di Medsos, Diperas hingga Puluhan Juta Rupiah


Dua warga Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, ditangkap tim Sultan Reskrim Polres Tebo karena melakukan pemerasan dan penipuan menggunakan "video call" seks palsu.

Kasatreskrim Polres Tebo AKP M Reidho Syawaluddin Taufan mengatakan kasus ini ditangani Polda Metro Jaya karena kejadiannya ada di wilayah hukum sana.

"Itu penanganannya dilakukan di Polda Metro, Mas karena korbannya ada di wilkum (wilayah hukum) Polda Metro," katanya, Minggu (2/8/2020).

Reidho mengatakan, pihaknya hanya membantu proses penangkapannya saja.

"Pelaku sudah dibawa ke Jakarta, penanganannya di sana," ungkapnya.

"Kedua pelaku melancarkan aksi jahatnya dan mencari korban di media sosial," lanjut Reidho.

Reidho mengatakan, pihaknya hanya membantu proses penangkapannya saja.

"Pelaku sudah dibawa ke Jakarta, penanganannya di sana," ungkapnya.

"Kedua pelaku melancarkan aksi jahatnya dan mencari korban di media sosial," lanjut Reidho.

Anggota Siber Polda Metro Jaya bersama tim Sultan Reskrim Polres Tebo, Rabu (29/7/2020), meringkus kedua pelaku.

Kedua pelaku yaitu YA (27), warga Tebing Tinggi, Tebo Tengah, dan ZA (25), warga Medan Seri Rambahan, Tebo Ulu.

Anggota Siber Polda Metro Jaya bersama tim Sultan Reskrim Polres Tebo, Rabu (29/7/2020), meringkus kedua pelaku.

Kedua pelaku yaitu YA (27), warga Tebing Tinggi, Tebo Tengah, dan ZA (25), warga Medan Seri Rambahan, Tebo Ulu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel