Kronologi Bule Amerika Diperkosa Setelah Pesta Miras di Kuta Bali


DENPASAR - Seorang instruktur surfing asal Desa Mencirim Kecamatan Binjai Timur Kota Binjai Sumatra Utara yang bernama Indra Kumala, 34, diamankan ditempat asalnya usai memperkosa seorang warga keturunan Tionghoa yang berkebangsaan Amerika berinisial JLZ, 27. Aksi bejatnya tersebut dilakukan usai mengajak korban makan jagung bakar dan menegus arak Bali di Pantai Kuta depan eks Bali Anggrek Jalan Pantai Kuta pada Kamis (7/6) pukul 22.45. Korban sendiri diperkosa usai mandi di Pantai Kuta.

"Antara korban dan tersangka sedang makan jagung bakar. Keduanya di bawah pengaruh alkohol," terang Kapolsek Kuta AKP IT. Ricki Fadliansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra pada Jumat (29/6).

Bermula saat pelaku bertemu dengan korban sore hari di Pantai Kuta. Saat itu pelaku mengenal korban dari temannya Made yang kini berstatus sebagai saksi. Sekitar pukul 21.05 pelaku kemudian mengajak korban dan Made untuk minum arak di TKP. Usai menghabiskan 3 botol arak ukuran botol air mineral, pelaku kemudian menyuruh Made untuk membeli arak lagi. Niatnya adalah mengelabuhi Made agar kemudian pelaku menyetubuhi korban. Kemudian sekitar pukul 22.40, Made meninggalkan pelaku dan korban di TKP.

"Tiba - tiba pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan. Kemudian, celana dalam korban dibuka dengan paksa dan selanjutnya mencekik leher korban. Kemudian pelaku berhasil menyetubuhi korban selama kurang lebih 10 menitan," jelasnya.

Korban sempat berontak sambil berteriak namun tidak berhasil melepaskan rangkulan pelaku. Setelah puas menyetubuhi korban, pelaku kemudian pergi meninggalkan korban di TKP.

Korban yang saat itu setengah sadar berlari telanjang mencari pertolongan namun nihil. Usai menenangkan diri Made kembali menghampiri korban sambil bertanya "Ada apa dengan kamu?”. Korban menjawab dengan kesal "Untuk apa kamu bertanya ada apa?”.


Kemudian korban meninggalkan Made dan kembali ke TKP untuk mengambil dan memakai celana dalamnya. Setelah berhasil menemukan handphone dan tasnya, korban selanjutnya menyetop taksi dan kembali ke hotelnya. Barulah dini hari sekitar pukul 02.00 wita korban mendatangi Polsek Kuta untuk melaporkan kejadian tersebut

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel