Kasmaran Dengan Pria Selingkuhannya, Wanita Ini Tega Bunuh Suaminya Sendiri Dengan Jamu Oplosan


SUMENEP - Kasus pembunuhan Mistoyo, (45), warga Desa Batang Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep yang diduga diracun oleh Insiyah, (40) istrinya sendiri akhirnya berhasil diungkap oleh polisi.

Sebelum kejadian tragis menimpa Mistoyo, Insiyah istrinya ternyata telah menjalin hubungan asmara dengan Surahwan selama satu bulan. Dia benar-benar kasmaran dengan pria idaman lain alias PIL-nya tersebut.

"Bahkan kedua pasangan selingkuh sudah behubungan badan satu kali," ujar Tego S Marwoto.

Menurutnya, karena hubungan perselingkungan antara Surahman dan Insiyah sudah terlalu jauh, Mistoyo sebagai suami sah Insiyah dianggap sebagai penghalang utama.

Maka, Surahwan lantas menyuruh Insiyah untuk membunuhnya, agar mereka bisa dengan bebas dan leluasa terus menjalin hubungan terlarang.

Setelah merancang skenario pembunuhan, akhirnya rencana pun akan dijalankan, yakni membunuh Mistoyo dengan cara meracunnya.

"Kemudian Insiyah meminta racun pada Surahwan," terangnya.

Namun, karena saat itu Surahwan masih berada di Jakarta, maka si dalang utama pembunuhan Mistoyo ini menyuruh Moh Munif (sepupu pelaku) asal Kecamatan Talango untuk membeli racun sangkali.

Usai membeli racun yang diinginkan, Moh Munif lantas membungkus sangkali dengan amplop dan plastik, dan selanjutnya dililit dengan lakban hitam hingga tertutup semua.

"Setelah racun tersebut dibungkus oleh Moh Munif, Surahwan lalu menyuruh Masduki untuk mengantarkan racun sangkali ke Insiyah, dengan alasan sebagai jimat penglaris warung," ucap Tego S Marwoto.

Insiyah yang sudah mengetahui rencana pembunuhan suaminya sendiri, lalu mengatur waktu yang tepat untuk mencampur racun sangkali tersebut dengan jamu yang biasa dikonsumsi oleh Mistoyo, suaminya.

Nah, tiga hari setelah racun berada di tangannya, Insiyah mengaku mempunyai kesempatan kesempatan emas. Mistoyo minta jamu kepada dirinya.

Akhirnya dibuatkannyalah jamu oplosan sebagaimana yang diminta.

Dengan cepat, dirinya membuatkan dan disitulah racun sangkali dicampur dengan minuman jamu soda, (fanta) susu dan telur ayam.

Setelah lima menit, Mistoyo lalu mengeluh pusing dan tidak sadarkan diri. Lalu, oleh keluarganya dibawa ke Puskesmas Batang-Batang.

"Saat dibawa tesebut, kondisi korban Mistoyo sudah tewas," tegasnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel