Gadis SMA Digilir 7 Orang, Tersangka Nangis Sebut Korban Minta Diperkosa


Nahas dialami SB (16), remaja wanita yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pasuruan. SB menjadi korban pemerkosaan oleh kekasihnya. Parahnya lagi, enam teman pacarnya juga ikut memerkosa SB secara bergiliran.

Ceritanya, korban ini baru jadian dengan kekasihnya yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini 5 September lalu. Kekasihnya adalah CH (14), Anak Baru Gede (ABG) yang baru saja duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Keduanya saling kenal dari teman masing-masing. Sama-sama dikenalkan, keduanya akhirnya memutuskan untuk menjalin hubungan. Tepat satu pekan lalu, CH mengajak korban main ke rumahnya di sebuah kecamatan di Pasuruan.

Korban tidak merasa takut dan curiga terhadap kekasihnya ini. Begitu sampai di rumah tersangka, korban diajak mampir sebentar untuk melepas lelah perjalanan dari Prigen ke Kejayan. Selanjutnya, korban diajak ke rumah teman kekasihnya yakni MJ (17).

Di dalam rumah, ternyata bukan hanya MJ seorang diri, ada SA (17) dan empat tersangka lainnya yang masih dalam pengejaran.

Selanjutnya, korban diajak masuk ke dalam kamar MJ. Di sana, semuanya sedang pesta minuman keras (miras).

"Korban dipaksa minum miras itu. Sempat ditolak, namun terus dipaksa sampai akhirnya korban mau membuka mulutnya. Korban dicekoki miras beberapa kali, hingga akhirnya korban tak sadarkan diri. Kami juga masih mendalami, jenis miras apa yang digunakan anak-anak ini," kata Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono.

Dikatakan Raydian, selanjutnya, korban sudah tak sadarkan diri, Melihat posisi korban tak sadarkan diri, para tersangka ini pun bringas.

Mereka berlomba untuk segera melampiaskan nafsu bejatnya. Secara bergiliran, mereka memperkosa korban. Semuanya melakukan perbuatan itu.

"Selanjutnya korban diantarkan pulang oleh pacarnya. Sesampainya di rumah korban ditanyain orangtuanya dan menceritakan semuanya. Orangtua korban pun geram dan segera melapor ke polisi hari itu juga. Begitu laporan kami terima, kami langsung melakukan penyelidikan, dan hasilnya tiga orang tersangka kami tangkap, empat masih dalam pengejaran," jelas dia.

Raydian mengaku sangat prihatin dengan kejadian ini. Ia berpesan kepada orangtua semuanya untuk ikut mengawasi pergaulan anak-anak mereka.

Jangan dibiarkan, terus diawasi teman dan lingkungan sekolah atau lingkungan tempat bermain anak-anaknya.

"Intinya, kami akan usut tuntas kasus ini. Empat sisa tersangka akan kami tangkap. Kami juga akan memberantas peredaran miras. Sudah sejak awal, kami kibarkan bendera perang untuk pemberantasan miras dan narkoba," tambahnya.

Sementara itu, CH mengaku tidak berniat menyetubuhi kekasihnya itu. Ia berdalih, ia hanya mencium dan memegang tubuh korban yang tergeletak lemas akibat pengaruh miras.

"Yang memperkosa teman saya ini, saya kan hanya cium saja," akunya sambil menetaskan air mata.

Air mata penyesalan CH ini tak menghapus perbuatan bejat yang sudah dilakukannya. Sementara itu, MJ, menyebut dirinya tidak memperkosa korban.

Kata dia, korban yang meminta untuk diperkosa. Saat ini, ketiganya masih dalam pemeriksaan intensif oleh kepolisian.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel