Wisuda Unik di UNDIP: Mahasiswa Diwakili Robot, Biaya Pembuatan Sekitar Rp 50 Juta


Tiga buah robot mewarnai prosesi wisuda Undip ke-159 di Gedung Prof Soedarto.

Sosok robot tersebut menyerupai manusia lengkap dengan baju toga.

Bahkan robot tersebut bisa berjabat tangan dalam prosesi wisuda.

Di muka robot tersebut terpampang sebuat tablet dengan layar kurang lebih 10 inci.

Wajah wisudawan yang berprestasi dimunculkan dari layar tablet tersebut.

Lewat kendali jarak jauh, robot itu bisa berjalan memanfaatkan roda kecil menuju mimbar wisuda.

Penggunaan robot dalam wisuda ke-159 itu sengaja dilakukan Undip untuk menekan penyebaran Covid-19.

Menurut Rektor Undip Yos Johan Utama, robot dijadikan media untuk mewakili wisudawan.

"Meski mewakili fisik, namun wisudawan bisa merasakan tatap muka secara virtual karena mereka bisa berkomunkasi secara dua arah lewat tablet yang dibenamkan dalam robot," katanya usai memimpin prosesi wisuda, Senin (27/7/2020).

Dilanjutkannya, teknologi robot untuk mewakili wisudawan secara fisik menjadi pintu gerbang pengembangan inovasi robot lainya.

"Wisuda menggunakan robot ini jadi satu di antara inovasi Undip, tentunya ke depan bisa lebih dikembangkan lagi," katanya.

Ia menambahkan, tujuan akhir Undip lewat pemanfaatan teknologi robot untuk membantu kehidupan manusia.

"Ini masih pengembangan tahap empat, nantinya kami akan mengarahkan teknologi robotik untuk membantu manusia. Misal tangan bionic, atau kaki bionic, agar masyarakat yang memiliki kekeruangan fisik dapat terbantu," tambahnya.

Diketahui wisuda ke-159 akan digelar 27 hingga 30 Juli mendatang, dalam acara tersebut 2.561 wisudawan akan diwakili oleh robot.

Terkait ijazah, Undip akan mengirimkan ke rumah masing-masing wisudawan.

Cerita Wisudawati

Qorin Yuda Qistina terpilih mewakili peserta wisuda lainya melalui teknologi robot.

Dalam prosesi wisuda ke-159 Undip, wajah Qorin dipampang di layar tablet yang dibenamkam dalam kepala robot.

Mendapatkan kesempatan tersebut, ia mengaku bangga, dan merasakan suasana tatap muka secara langsung.

"Ini pengalaman pertama saya, walaupun fisik saya tidak ada dalam acara, namun berkat adanya robot saya merasa diwisuda secara langsung," katanya memanfaatkan tablet yang dibenamkan dalam kepala robot, Senin (27/7/2020).

Qorin mengaku, penggunaan robot dalam wisuda sangat menarik dan memotivasinya.

"Sangat menarik sekali, penggunaan robot di tengah pandemi Covid-19 menjadi hal positif. Karena meski di rumah juga bisa menghadiri wisuda," paparnya.

Biaya Pembuatan

Adapun Ketua PUI PT Teknologi Kesehatan CBIOM3S Undip, Rifky Ismail saat ditemui Tribunjateng.com, menerangkan, biaya pembuatan tiga robot dalam wisuda di angka Rp 40 juta hingga Rp 50 juta.

"Untuk membuatnya saya bersama tim membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan," ujarnya.

Menurutnya, pengembangan teknologi robotik dalam wisuda ke-159 Undip berawal dari robot penanganan Covid-19.

"Awalnya dari robot perawat di Rumah Sakit Nasional Diponegoro, inovasi itu coba kami tuangkan dalam wisuda," ucap Rifky.

Ditambahkannya, robot dalam acara wisuda digerakan melalui microcontroller.

"Untuk menggerakan roda kecil yang ada dibawah robot kami gunakan microcontroller. Sedangkan untuk melakukan komunikasi dua arah antara wisudawan dan Rektor saat wisuda, kami tanamankan tablet di kepala robot," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ini Pengalaman Qorin Terpilih dari Ribuan Wisudawan Undip yang Wajahnya Ditampilkan di Robot,  & Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Video Tiga Robot Gantikan Wisudawan Undi

Sumber  : https://jakarta.tribunnews.com/2020/07/28/wisuda-unik-di-undip-mahasiswa-diwakili-robot-biaya-pembuatan-sekitar-rp-50-juta?page=3

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel