Oknum Polisi ini Geledah Gadis Muda Hingga ke Bagian Intim, Padahal yang Digeledah Sedang Menstruasi


Seorang oknum Polisi menggeledah seorang gadis hingga ke bagian intim.

Padahal, gadis yang ia geledah saat itu sedang Menstruasi.

Perlakuakn oknum Polisi tersebut memancing kemarahan publik. 

Peristiwa tersebut terjadi di Sydney tahun lalu.

Sebuah laporan penegak hukum mengatakan adanya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oknum Polisi saat melakukan penggeledahan sindikat narkoba.

Salah satunya, Polisi meminta seorang wanita muda untuk melepas pembalutnya selama penggeledahan telanjang.

Sebagian besar penggeledahan telanjang diketahui kerap dilakukan pada acara festival musik.

Mereka yang digeledah sering merasa dihinakan dan direndahkan berdasarkan laporan tersebut.

Kepolisian New South Wales kemudian akan mempertimbangkan temuan laporan itu.

Komisi Penegak Hukum kemudian meminta polisi yang melakukan penggeledahan telanjang terhadap wanita itu untuk meminta maaf.

Petugas polisi itu juga ditangguhkan dari jabatannya.

Kasus itu ditinjau setelah orangtua dari wanita yang digeledah dengan tidak pantas itu mengajukan keluhan.

Pertanyaan mengenai legalitas penggeledahan telanjang, yang menargetkan pengedar narkoba adalah masalah yang kerap terjadi menurut laporan itu.

Publik juga meminta agar praktik penggeledahan dapat direformasi menjadi lebih baik.

Seperti apa penggeledahan yang kontroversial ini?

Pada Januari 2019, petugas polisi menggeledah 2 wanita muda di luar kasino di kota Sydney, Australia.

Salah satu dari mereka diminta petugas untuk melepas pembalutnya.

Peristiwa seperti itu kerap terjadi di mana pengaduan terus bertambah dan tidak ada obat yang ditemukan dalam penggeledahan.

Kasus lainnya, seorang pemain musik muda di Festival Secret Garden diperintah untuk menarik pakaian dalamnya dan membungkuk sebelum diajak bicara secara tidak profesional dan ditertawakan oleh petugas pria.

Seorang wanita yang digeledah di festival lain diminta untuk berjongkok dan batuk serta tidak diberi privasi yang pantas.

Tinjauan dari laporan-laporan terhadap kasus tersebut menunjukkan petugas polisi tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan dalam penggeledahan.

Pada Agustus tahun lalu, para petugas polisi kembali diberikan instruksi atau pengarahan tentang prosedur penggeledahan yang benar.

Apakah penggeledahan-telanjang itu legal?

Di bawah hukum Australia, polisi hanya dapat melakukan penggeledahan jika kondisi 'serius dan mendesak'.

Berarti itu masuk akal dan perlu untuk melakukannya.

Mereka juga harus melakukan penggeledahan seminimal mungkin, maksudnya tidak dibenarkan mencari atau menggeledah di area kelamin atau rongga tubuh mana pun.

Dalam kasus anak di bawah umur, orangtua atau wali harus hadir, kecuali diperlukan penggeledahan segera demi melindungi orang tersebut atau mencegah rusaknya bukti.

Namun, tuduhan taktik penggeledahan agresif yang dilakukan polisi di Australia selama ini telah menimbulkan kontroversi.

Tahun lalu juga, sebuah penyelidikan terpisah mendengar laporan bahwa seorang bocah laki-laki usia 14 tahun diminta untuk memegang alat kelaminnya yang terbuka.

Itu salah satu peristiwa yang terjadi dari setidaknya 25 penggeledahan telanjang yang ilegal di sebuah festival musik dan menyasar anak muda usia di bawah 18 tahun.

Ada pun menurut perspektif petugas polisi, penggeledahan telanjang diperlukan karena khawatir akan adanya penggunaan narkoba, setelah beberapa kasus orang muda meninggal akibat overdosis.

Sumber : https://pekanbaru.tribunnews.com/2020/07/23/oknum-polisi-ini-geledah-gadis-muda-hingga-ke-bagian-intim-padahal-yang-digeledah-sedang-menstruasi?page=3

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel