Mengaku Diserang, Pelapor Minta Maaf kepada Bintang Emon



Liputan6.com, Jakarta - Video Bintang Emon tentang sindirannya terhadap persidangan Novel Baswedan berhasil menarik perhatian publik. Namun karena video tersebut pula, Bintang Emon dilaporkan oleh seseorang yang mengaku kader dari PSI, Charlie Wijaya.

Di Instagram pribadinya, ia sempat megunggah foto Bintang Emon dengan menyertai keterangan bahwa ia telah melaporkan Bintang Emon ke Kemenkominfo.

"Saya telah melaporkan Saudara BE kepada Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. @kemenkominfo. Aduan Saya telah dicatat. Dengan nomor tiket #58200613," tulisnya.

"Kenapa Saya melaporkan?, bagi Saya Hakim sudah melaksanakan tugas nya dengan semestinya Dan kita tahu bersama kedua pelaku sudah diadili dan divonis bersalah serta dipenjara," sambungnya lagi.



Diserang


Tak lama setelahnya, ia memperlihatkan unggahan lain yang mengatakan bahwa ia diserang oleh pendukung-pendukung Bintang Emon.

"Setelah Saya melaporkan Saudara B E, Saya diserang oleh para pendukung nya Saudara B E. Bagi Saya tidak terlalu bermasalah. Karena Saya Saya yakin kebeneran akan muncul diakhir. Dan Tuhan tidak pernah tidur," tulisnya pada Selasa (16/6/2020).



Trending


Sejak unggahannya tersebut, giliran nama Charlie Wijaya yang menjadi trending topik di Twitter. Charlie Wijaya dituduh hanya mencari sensasi di tengah ramainya pemberitaan tentang Bintang Emon.



Minta Maaf
Terbaru, diketahui bahwa Charlie Wijaya sempat melakukan klarifikasi di Instagram-nya. ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bintang Emon.

"PERNYATAAN RESMI SAYA TERAKHIR : DENGAN BERBAGAI PERTIMBANGAN, SAYA DENGAN LEGOWO, JIKA ADA YANG MERASA KATA-KATA SAYA KASAR ATAU DAN LAIN SEBAGAINYA ATAU MENYAKITI SAYA MEMOHON MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA. DENGAN LEGOWO, DENGAN INI SAYA MENYATAKAN PERMINTAAN MAAF KEPADA SAUDARA BINTANG EMON," tulisnya di Instagram Story pada Selasa (16/6/2020).



Nonaktifkan Akun
Dalam unggahannya tersebut, Charlie Wijaya menegaskan bahwa ia tidak sama sekali bermaksud menumpang tenar dari masalah ini.

"TAPI, SAYA DISINI TIDAK ADA INGIN PANSOS ATAU DAN LAIN SEBAGAINYA SEPERTI YANG DITUDUHKAN KEPADA SAYA. BIAR LAH INI MENJADI PEMBELAJARAN UNTUK SAYA PRIBADI KEDEPANNYA, SUPAYA DAPAT MENJADI LEBIH BAIK," lanjutnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel