Tolak Keberadaan Pria, Suku Wanita Amazon Tetap Bisa Hamil dengan Lakukan Ritual Ini


Keberadaan hutan Amazon masih menyimpan banyak misteri, selain diketahui hutan dengan luasan 4.776.980 km persegi tersebut dihuni 2,5 juta spesies serangga dan 40 jenis tanaman dan pohon.

Salah satu misteri tersebut adalah keberadaan suku wanita yang bertahan hidup di tengah ganasnya hutan yang dihuni oleh banyak hewan buas.

Konon, suku wanita ini justru menolak kehadiran pria di dekat mereka.

Sebuah suku di pedalaman Amazon ini hanya memiliki anggota perempuan saja, uniknya suku ini bisa memiliki keturunan dan anak.
Menolak Kehadiran Pria, Bagaimana Caranya Wanita Suku Amazon bisa Hamil dan Punya Anak?
Mereka melarang laki-laki termasuk bayi laki-laki berada di dalam koloninya.

Nyaris semua anggota suku ini disebutkan sebagai wanita yang perkasa dan pandai bertarung laiknya seorang prajurit.

Tetapi yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah, bagaimana bisa suku ini terus memiliki keturunan sementara semua penduduknya adalah wanita?

Ternyata ada trik khusus yang dilakukan oleh suku ini untuk mendapatkan keturunan.
Mereka melarang laki-laki termasuk bayi laki-laki berada di dalam koloninya.

Nyaris semua anggota suku ini disebutkan sebagai wanita yang perkasa dan pandai bertarung laiknya seorang prajurit.

Tetapi yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah, bagaimana bisa suku ini terus memiliki keturunan sementara semua penduduknya adalah wanita?

Ternyata ada trik khusus yang dilakukan oleh suku ini untuk mendapatkan keturunan.
Ketika positif hamil, pria-pria yang diculik dikembalikan kepada suku mereka.

Namun, jika yang lahir adalah bayi laki-laki mereka akan membuangnya ke hutan.

Sebaliknya jika yang lahir adalah wanita, ia akan dirawat dan dibesarkan serta dijadikan prajurit wanita yang tangguh.

Menurut cerita, suku ini mampu membuat bangsa Yunani kewalahan apabila terdapat konflik antara kedua belah pihak.
Suku Amazon juga memiliki kebiasaan yang tidak lazim.

Kebiasaan tersebut adalah tidak sering wanita Amazon memotong bagian samping payudarannya, dengan tujuan lebih mudah saat memanah!

Setelah ditelusuri, rupanya menurut suku tersebut permukaan dada yang rata akan membuat mereka lebih fokus dalam memanah.

Para Ibu dari suku wanita Amazon ini juga mendidik anaknya dengan sangat keras agar menjadi ksatria yang hebat hingga dilatih menggunakan senjata.
Namun, kenyataan tentang kisah para wanita Amazon ini masih banyak yang menyangkalnya dan dianggap hanyalah sebuah legenda.

Pasalnya hampir tidak ditemukan bukti nyata berupa peninggalan maupun eksistensi mereka.
Menurut sebagian sejarawan, suku wanita Amazon ini sengaja diciptakan sebagai dongeng atau legenda, terlepas dari benar tidaknya keberadaan mereka.

Namun tak sedikit pula ada yang percaya bahwa mereka ada, karena catatan tentang mitologi ini memang benar-benar ada.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel